Country Code TLD (ccTLD) adalah Domain utama berakhiran tiga huruf atau lebih ditambah dua huruf code negara tertentu. Misalnya: .co.id , .co.uk , .com.au
CCTLD disediakan untuk semua negara di dunia dan penyelenggaraanya diserahkan ke masing-masing negara. Khusus di Indonesia penyelenggaraannya dikelola oleh PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) contoh
.co.id : situs komersial di Indonesia
.net.id : situs jaringan di Indinesia
.web.id : situs web di Indonesia
.or.id : situs organisasi di Indonesia
.ac.id : situs institusi pendidikan di Indonesia
.sch.id : situs sekolah di Indonesia
.go.id : situs pemerintahan di Indonesia
.mil.id : situs militer di Indonesia
Untuk harga sewa domaian name bervariasi, informasi lengkap silakan menggunjungi situs PANDI.
nikolaus yosep sartono
catatan tanpa tinta
Sunday, February 6, 2011
Domain Name Indonesia
Labels:
internet
Fungsi Tag pada Blog Wordpress
Tag adalah kata kunci dari suatu artikel. Kegunaan tag adalah untuk mempermudah pencarian artikel pada mesin pencari. Contoh: misalkan artikel kita mengupas tentang blog, tagnya: blog, wordpress, blogspot dll, tentu saja pilih kata yang berkaitan dengan isi artikel kita.
Nah, bila kita akan memposting/mempublikasikan tulisan klita pada blog, jangan lupa untuk mengisikan tag tersebut.
Nah, bila kita akan memposting/mempublikasikan tulisan klita pada blog, jangan lupa untuk mengisikan tag tersebut.
Labels:
tips dan trik
Monday, November 29, 2010
Kangen Nulis
Akhirnya ada kemauan lagi untuk menulis hehehe, yah... meskipun dengan kesibukan yang sangat menyita. Teman-temanku banyak yang bilang kalau waktu 24 jam itu sangatlah pendek. Buktinya banyak teman-teman yang bekerja sampai larut malam. Nah itu membuktikan bahwa waktu 24 jam masih kurang.
Kesibukan baru setealah resign dari salah satu penerbit buku di kota Malang, adalah sesuatu yang baru buatku. Aku menikmati kebebasan berekspresi, yang meskipun masih cukup tertatih. Tapi aku yakin, dengan ketekunan dan kemauan akan berjalan dengan baik.
Hehehe, rasanya masih sulit berekspresi lewat kata :)
Kesibukan baru setealah resign dari salah satu penerbit buku di kota Malang, adalah sesuatu yang baru buatku. Aku menikmati kebebasan berekspresi, yang meskipun masih cukup tertatih. Tapi aku yakin, dengan ketekunan dan kemauan akan berjalan dengan baik.
Hehehe, rasanya masih sulit berekspresi lewat kata :)
Labels:
refleksi
Wednesday, August 18, 2010
Seni dan Ketelanjangan
aku memiliki beberapa temen perupa dan pelukis. mereka aktif dalam mengembangkan karya intelektualnya. mereka mengekplorasi dengan kecerdasan imajinaitf, namun tak sembarang orang loh mimiliki kecerdasan ini. hemmm namun terkadang mereka enggan memamerkan karya-karyanya. mengapa? aku pernah menanyakannya? karena seni itu "ketelanjangan" jawabnya singkat. aku jadi berpikir, apa itu ketelajangan?
"Andaikan aku telanjang, apakah aku malu? malu. ah enggak. tergantung tempatnya dimana. kalau di tempat umum yang banyak orang bagaimana? apakah aku masih malu? bagi orang yang normal dan sehat jasmani dan rohani pasti malu, kenapa malu? ya karena memiliki kemaluan".
iya ya bisa jadi mereka malu, malu kalau kelihatan telanjang. bukan senimannya loh...kalo seniman gak pernah malu.
karena banyak orang tidak memiliki kecerdasan imanjinatif, makanya sebagian orang hanya melihat karya seni secara visual. mereka tidak bisa menikmati dan mengapresiasi, malah sering kejadian karya2 seniman dianggap mengandung unsur2 pornografi.
sejenak, kita lihat saja dari histori bangsa Indonesia, salah satunya patung Roro Jongrang yang, maaf, telanjang dada, apakah juga mengandung pornografi? padahal itu berada di lokasi candi (tempat beribadah). andaikan saja patung Roro Jongrang ada di tengah kota apakah juga akan dianggap mengandung unsur pornografi?
melihat seni secara visual saja tidak cukup. kalau tidak mengerti ya harusnya berusaha mengerti atau belajar kepada para maestro seni. jangan sok pintar, gunakan nalar untuk bisa mengerti.
bagi temen2 seniman, teruslah berkarya.
image by http://id.wikipedia.org/wiki/Rara_jonggrang
"Andaikan aku telanjang, apakah aku malu? malu. ah enggak. tergantung tempatnya dimana. kalau di tempat umum yang banyak orang bagaimana? apakah aku masih malu? bagi orang yang normal dan sehat jasmani dan rohani pasti malu, kenapa malu? ya karena memiliki kemaluan".
iya ya bisa jadi mereka malu, malu kalau kelihatan telanjang. bukan senimannya loh...kalo seniman gak pernah malu.
karena banyak orang tidak memiliki kecerdasan imanjinatif, makanya sebagian orang hanya melihat karya seni secara visual. mereka tidak bisa menikmati dan mengapresiasi, malah sering kejadian karya2 seniman dianggap mengandung unsur2 pornografi.
sejenak, kita lihat saja dari histori bangsa Indonesia, salah satunya patung Roro Jongrang yang, maaf, telanjang dada, apakah juga mengandung pornografi? padahal itu berada di lokasi candi (tempat beribadah). andaikan saja patung Roro Jongrang ada di tengah kota apakah juga akan dianggap mengandung unsur pornografi?
melihat seni secara visual saja tidak cukup. kalau tidak mengerti ya harusnya berusaha mengerti atau belajar kepada para maestro seni. jangan sok pintar, gunakan nalar untuk bisa mengerti.
bagi temen2 seniman, teruslah berkarya.
image by http://id.wikipedia.org/wiki/Rara_jonggrang
Labels:
opini
Refleksi Bola
Permainan sepak bola dapat dikategorikan sebagai permainan yang rekreatif. sangat merakyat dan murah. ya murah, karena ditempatku gratis jika ingin bermain, tinggal jalan kaki sudah sampai ke lapangan. Tidak hanya anak-anak yang senang bermain bola, bapak-bapak dan ibu-ibu pun juga menyukai permainan yang satu ini. eh...jangan ngeres dulu loh. Iya, saat menjelang Agustusan sering diadkan acara lomba sepak bola antar kampung ataupun antar warga untuk memeriahkan ultah negara RI. Ada bapak-bapak yang bermain sepak bola pakai daster dan berdandan ala ibu-ibu, sedang ibu-ibu bermain sepak bola dengan memakai sarung. seru! seru! banyak gelak tawa mengiringi permainan itu, tapi yang lebih asik permainan itu pasti diakhiri dengan kegembiraan.
Hemmmm...jadi ingat masa kecil.
Tapi sekarang permainan sepak bola sering dijadikan ajang strategi untuk menendang teman sendiri, alias jegal-jegalan, sikut-sikutan, saling tunjuk dan saling adu jotos. Yah, mungkin sekarang udah pada pinter kali ya, memelajari sepak bola sebagai strategi untuk menjatuhkan teman sendiri. Bagi yang kerja di kantoran juga sering ada yang menggunakan strategi sepak bola sebagi alat untuk menaiki tangga kesuksesan. Bagi yang bergelut dengan keringat di lapangan hemmmmm selintutan alias cerdik untuk mendahului teman-temannya untuk menjadi yang terdepan.
Bermain sepak bola adalah permainan team, tidak bisa bermain sendiri. Ada penjaga gawang, bek, gelandang, dan penyerang. tapi ada juga sebuah team yang strateginya seperti bermain bola untuk memasukan temannya ke gawang, maaf bukan bolanya, ditendang-tendang kesana-kemari hanya untuk mencari-cari perhatian.
huh...! sepak bola tetaplah sepak bola, 22 pemain yang berebut memasukan bola ke gawang lawan
Labels:
refleksi
Subscribe to:
Posts (Atom)

